Gemar Matematika 5 untuk SD/MI Kelas V

Embed or link this publication

Description

Matematika Bukan Hanya Teori Siang itu regu Kenanga sedang mencari jejak. Setelah membaca lambang-lambang pramuka, semua regu harus berkumpul di lapangan sepak bola. Setiap regu menghadap seorang Kakak Pembina yang telah ditentukan. Ternyata mereka men

Popular Pages


p. 1



[close]

p. 2



[close]

p. 3

hak cipta pada departemen pendidikan nasional dilindungi undang-undang gemar matematika 5 untuk sd/mi kelas v penulis editor perancang kulit layouter ilustrator ukuran buku y.d sumanto heny kusumawati nur aksin muklis rahmat isnaini uswatun khasanah zain mustaghfir 17,6 x 25 cm 372.7 sum g sumanto y.d gemar matematika 5 untuk kelas v sd/mi y.d sumanto heny kusumawati nur aksin editor muklis jakarta pusat perbukuan departemen pendidikan nasional 2008 vi 186 hlm ilus 25 cm bibliografi hlm.184 indeks isbn 979-462-905-7 1 matematika-studi dan pengajaran i judul ii kusumawati heny iii aksin nur iv muklis diterbitkan oleh pusat perbukuan departemen pendidikan nasional tahun 2008 diperbanyak oleh hak cipta buku ini dibeli oleh departemen pendidikan nasional dari penerbit pt intan pariwara

[close]

p. 4

puji syukur kami panjatkan ke hadirat allah swt berkat rahmat dan karunia-nya pemerintah dalam hal ini departemen pendidikan nasional pada tahun 2008 telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet website jaringan pendidikan nasional buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh badan standar nasional pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui peraturan menteri pendidikan nasional nomor 34 tahun 2008 kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada departemen pendidikan nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh indonesia buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada departemen pendidikan nasional ini dapat diunduh down load digandakan dicetak dialihmediakan atau difotokopi oleh masyarakat namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh indonesia maupun sekolah indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini kami berharap semua pihak dapat mendukung kebijakan ini kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya oleh karena itu saran dan kritik sangat kami harapkan jakarta juli 2008 kepala pusat perbukuan gemar matematika v sd/mi iii

[close]

p. 5

matematika bukan hanya teori siang itu regu kenanga sedang mencari jejak setelah membaca lambang-lambang pramuka semua regu harus berkumpul di lapangan sepak bola setiap regu menghadap seorang kakak pembina yang telah ditentukan ternyata mereka mendapat tugas dari kakak pembina teman-teman kita mendapat tugas untuk mengukur tinggi pohon cemara itu kata erna sambil menunjuk pohon cemara yang dimaksud erna ketua regu kenanga wah mana mungkin kita kan tidak membawa meteran kata salah seorang anggota regu iya lagian siapa yang berani memanjat pohon setinggi itu sahut anggota regu lainnya semua anggota regu kenanga tampak diam mereka tampak berpikir keras erna sebagai ketua regu mulai tampak gelisah ayo jangan diam saja kita harus menyelesaikan tugas ini atau kita semua harus kena hukuman kata erna dengan cemas emmm berapa panjang tongkat pramuka kalian tanya erna kepada anggota regu kenanga 160 cm jawab mereka serempak bagus nah berarti kita sekarang bisa mengukur tinggi pohon itu apakah kalian sudah lupa pelajaran tentang perbandingan dan skala dalam matematika kata erna maksudmu membandingkan bayangan tongkat dengan bayangan pohon cemara tanya salah seorang anggota regu tepat ayo teman-teman kita kerjakan ajak erna nah erna dan teman-temannya telah menerapkan pelajaran matematika yang diperoleh di bangku sekolah bagaimana dengan kamu begitulah seharusnya jika kamu belajar matematika tidak hanya pandai mengerjakan soal-soal di buku tulis tetapi harus dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dari pengalaman erna dan temantemannya itu ternyata ilmu matematika menjadikan sesuatu menjadi mudah jadi selain belajar teori terapkan ilmu matematika dalam keseharianmu teruslah bersemangat dalam belajar matematika jangan khawatir matematika menyenangkan untuk dipelajari juli 2008 penulis iv gemar matematika v sd/mi

[close]

p. 6

kata sambutan iii kata pengantar iv isi buku ini v bab i bilangan bulat a sifat-sifat pengerjaan hitung pada bilangan bulat 2 b menaksir hasil pengerjaan hitung dua bilangan 9 c menentukan faktor persekutuan terbesar fpb dan kelipatan persekutuan terkecil kpk 13 bab ii pengerjaan hitung bilangan bulat a pengerjaan hitung 22 b pangkat dua dan akar pangkat dua 34 bab iii waktu a menentukan tanda waktu 42 b pengerjaan hitung dalam waktu 46 bab iv sudut a menentukan dan menaksir besar sudut 54 b mengukur sudut dengan busur derajat 56 c menggambar sudut menggunakan busur derajat 59 bab v jarak dan kecepatan a satuan jarak 64 b satuan kecepatan 65 gemar matematika v sd/mi v

[close]

p. 7

bab vi luas trapesium dan layang-layang a luas trapesium 72 b luas layang-layang 74 bab vii pengukuran volume menghitung volume kubus dan balok 80 latihan ulangan semester 89 bab viii pecahan a mengubah pecahan ke bentuk pecahan lain 94 b membandingkan pecahan 98 c menjumlah dan mengurang pecahan 102 d mengali dan membagi pecahan 109 e perbandingan dan skala 118 bab ix bangun datar dan bangun ruang a bangun datar 128 b bangun ruang 145 bab x kesebangunan dan simetri a kesebangunan 166 b simetri lipat dan simetri putar 170 latihan ulangan kenaikan kelas 180 glosarium 183 daftar pustaka 184 indeks 185 kunci jawaban soal-soal terpilih 186 vi gemar matematika v sd/mi

[close]

p. 8

dalam bab ini kamu akan mempelajari 1 menggunakan sifat-sifat pengerjaan hitung pada bilangan bulat 2 menaksir hasil pengerjaan hitung dua bilangan 3 menentukan faktor persekutuan terbesar fpb dan 4 menentukan kelipatan persekutuan terkecil kpk sumber www.flickr.com tahukah kamu bahwa indonesia mempunyai daerah yang bersalju di manakah itu daerah itu terletak di provinsi papua irian jaya tepatnya di pegunungan jaya wijaya di pegunungan tersebut terdapat tiga puncak tertinggi yang diselimuti salju yaitu puncak jaya wijaya puncak trikora dan puncak yamin suhu di puncak jaya wijaya di bawah nol derajat suhu udara di papua bervariasi tergantung ketinggiannya setiap kenaikan 100 m rata-rata suhu turun 0,6°c di merauke suhu udaranya berkisar antara 24°c­31°c misal suhu di puncak jaya wijaya ­10°c dan suhu di merauke 27°c berapa derajat perbedaan suhu kedua tempat tersebut gemar matematika v sd/mi 1

[close]

p. 9

a sifat-sifat pengerjaan hitung pada bilangan bulat sifat-sifat pengerjaan hitung pada bilangan bulat yang akan dipelajari sifat komutatif asosiatif dan distributif mungkin kamu pernah menggunakan sifat-sifat tersebut tetapi belum tahu nama sifat-sifatnya sebenarnya seperti apa sifat-sifat itu coba perhatikan penjelasan berikut 1 sifat komutatif pertukaran a sifat komutatif pada penjumlahan andi mempunyai 5 kelereng berwarna merah dan 3 kelereng berwarna hitam budi mempunyai 3 kelereng berwarna merah dan 5 kelereng berwarna hitam samakah jumlah kelereng yang dimiliki andi dan budi perhatikan gambar di samping ternyata jumlah kelereng andi sama dengan jumlah kelereng budi jadi 5 3 3 5 cara penjumlahan seperti ini menggunakan sifat komutatif secara umum sifat komutatif pada penjumlahan dapat ditulis sebagai berikut a+b=b+a dengan a dan b sembarang bilangan bulat kelereng andi 5 3 =8 kelereng budi 3 5 =8 gunakan sifat komutatif pada penjumlahan 1 4 5 5 4 6 2 3 4 5 ­2 3 3 ­2 7 ­4 ­4 ­5 ­6 ­5 ­10 1 1 7 8 9 ­9 3 ­2 12 ­30 10 ­5 50 10 ­70 ­30 2 bilangan bulat

[close]

p. 10

b sifat komutatif pada perkalian jumlah kelereng andi dan budi sama yaitu 8 butir kelereng andi dimasukkan ke empat kantong plastik setiap kantong berisi 2 butir kelereng budi dimasukkan ke dua kantong plastik setiap kantong berisi 4 butir kelereng andi dan budi dapat ditulis sebagai berikut kelereng andi 2 2 2 2 =4×2=8 kelereng budi 4 4 =2×4=8 jadi 4 × 2 2 × 4 cara perkalian seperti ini menggunakan sifat komutatif pada perkalian secara umum sifat komutatif pada perkalian dapat ditulis a×b=b×a dengan a dan b sembarang bilangan bulat kelereng andi =2+2+2+2 =4×2 =8 kelereng budi =4+4 =2×4 =8 gunakan sifat komutatif pada perkalian 1 2 3 4 5 10 × 5 5 × .10 ­3 × 2 2 × ­3 4 × ­10 × 4 ­21 × 5 5 × ­37 × ­10 × ­37 6 7 8 9 10 40 × ­5 × ­29 × 3 × × ­4 × 50 × ­7 × ­60 ­80 × ­2 × kerjakan soal-soal berikut gunakan sifat komutatif pada penjumlahan dan perkalian 1 2 3 4 5 ­10 2 6 7 8 9 10 × 6 ­5 × 9 29 ­11 ­20 50 15 × ­3 ­50 × 2 24 ­40 ­15 ­25 10 ­30 × ­3 gemar matematika v sd/mi 3

[close]

p. 11

2 sifat asosiatif pengelompokan a sifat asosiatif pada penjumlahan andi mempunyai 2 kotak berisi kelereng kotak i berisi 3 kelereng merah dan 2 kelereng hitam kotak ii berisi 4 kelereng putih budi juga mempunyai 2 kotak berisi kelereng kotak i berisi 3 kelereng merah kotak ii berisi 2 kelereng hitam dan 4 kelereng putih samakah jumlah kelereng yang dimiliki andi dan budi perhatikan gambar di samping ternyata jumlah kelereng yang dimiliki andi sama dengan jumlah kelereng yang dimiliki budi jadi 3 2 4 3 2 4 cara penjumlahan seperti ini menggunakan sifat asosiatif pada penjumlahan secara umum sifat asosiatif pada penjumlahan dapat ditulis a b c a b c dengan a b dan c sembarang bilangan bulat kelereng andi 3 2 4 5 4 9 kelereng budi 3 2 4 3 6 9 gunakan sifat asosiatif pada penjumlahan 1 2 ­1 3 2 ­1 3 2 1 2 ­5 1 2 ­5 3 ­2 3 4 ­2 4 4 5 ­1 ­4 ­1 ­4 5 ­6 2 ­10 ­6 2 6 20 ­1 ­1 3 7 ­5 4 ­5 25 8 ­3 6 30 6 9 39 ­10 39 ­5 ­10 10 ­45 4 ­45 4 7 sifat asosiatif tidak berlaku pada pengurangan contoh 6 ­ 3 ­ 2 3 ­ 2 1 6 ­ 3 ­ 2 6 ­ 1 5 jadi 6 ­ 3 ­ 2 6 ­ 3 ­ 2 4 bilangan bulat

[close]

p. 12

b sifat asosiatif pada perkalian andi mempunyai 2 kotak mainan setiap kotak diisi 3 bungkus kelereng setiap bungkus berisi 4 butir kelereng berapa jumlah kelereng andi ada dua cara yang dapat digunakan untuk menghitung jumlah kelereng andi cara pertama menghitung banyak bungkus kemudian hasilnya dikalikan banyak kelereng tiap bungkus banyak bungkus × banyak kelereng tiap bungkus 3 bungkus 3 bungkus × 4 butir 3 3 × 4 2 × 3 × 4 24 butir cara kedua menghitung banyak kelereng setiap kotaknya dahulu kemudian hasilnya dikalikan banyak kotak banyak kotak × banyak kelereng 2 × 4 4 4 2 × 3 × 4 24 butir perhitungan cara i 2 × 3 × 4 perhitungan cara ii 2 × 3 × 4 hasil perhitungan dengan kedua cara adalah sama jadi 2 × 3 × 4 2 × 3 × 4 cara perkalian seperti ini menggunakan sifat asosiatif pada perkalian secara umum sifat asosiatif pada perkalian dapat ditulis a × b × c a × b × c dengan a b dan c bilangan bulat ×4 3 3 × 4 2 × 3 × 4 24 butir ×2 2 × 4 4 4 2 × 3 × 4 24 butir gunakan sifat asosiatif pada perkalian 1 2 × 4 × 3 8 × 3 24 2 × 12 2 × 4 × 3 jadi 2 × 4 × 3 × 4 × 3 4 × 5 × 8 × 8 4 × 5 × 8 4 × jadi 4 × 5 × 4 × × 3 4 5 6 4 × ­3 × 6 4 × × 6 5 × ­2 × 4 5 × ­2 × ­3 × 2 × 8 × 2 × ­4 × ­6 × 10 × ­6 × 2 gemar matematika v sd/mi 5

[close]

p. 13

kerjakan soal-soal berikut gunakan sifat asosiatif pada penjumlahan dan perkalian 1 2 3 4 5 50 ­5 ­3 ­5 ­60 65 ­60 ­3 55 ­30 6 6 ­39 32 ­4 45 ­9 27 6 2 × 6 × 4 × 6 × 4 7 ­3 × 2 × 5 × 2 × 5 8 4 × ­5 × 2 × × 9 ­3 × ­2 × 6 × × 10 5 × ­4 × ­3 × × 3 sifat distributif penyebaran perhatikan contoh berikut a 3 × 4 3 × 6 × 4 6 3 angka pengali disatukan 3 × 4 dan 3 × 6 mempunyai angka pengali yang sama yaitu 3 penghitungan dilakukan dengan cara menjumlah kedua angka yang dikalikan 4 6 kemudian hasilnya dikalikan dengan angka pengali 3 3 × 4 6 3 × 10 30 mengapa cara ini digunakan karena menghitung 3 × 4 6 3 × 10 lebih mudah daripada menghitung 3 × 4 3 × 6 kedua contoh di samping merupakan penjumlahan yang menggunakan sifat distributif benarkah bahwa 5 × 13 ­ 5 × 3 5 × 13 ­ 3 5 × 13 ­ 5 × 3 mempunyai angka pengali yang sama yaitu 5 angka pengali disatukan menjadi 5 × 13 ­ 3 diperoleh 5 × 13 ­ 5 × 3 5 × 13 ­ 3 contoh di atas merupakan pengurangan dengan sifat distributif b 15 × 10 2 15 × 10 15 × 2 angka pengali dipisahkan penghitungan dilakukan dengan cara kedua angka yang dijumlah 10 dan 2 masing-masing dikalikan dengan angka pengali 15 kemudian hasilnya dijumlahkan 15 × 10 2 15 × 10 15 × 2 150 30 180 6 bilangan bulat 15 × 10 2 mempunyai angka pengali 15

[close]

p. 14

cara ini juga untuk mempermudah penghitungan karena menghitung 15 × 10 15 × 2 150 30 lebih mudah daripada menghitung 15 × 10 2 15 × 12 cara penghitungan seperti di atas menggunakan sifat distributif pada penjumlahan dan pengurangan secara umum sifat distributif pada penjumlahan dan pengurangan dapat ditulis a × b c a × b a × c a × b ­ c a × b ­ a × c dengan a b dan c bilangan bulat begitu juga pengurangan di bawah ini menggunakan sifat distributif 12 × 20 ­ 5 12 × 20 ­ 12 × 5 12 × 20 ­ 5 mempunyai angka pengali 12 angka pengali dipisahkan menjadi 12 × 20 ­ 12 × 5 1 4 × 17 4 × 3 4 × 17 3 2 ­3 × 9 ­3 × 11 ­3 × 9 11 3 ­2 × 37 ­2 × 13 ­2 × 13 4 5 × 10 8 5 × 5 × 5 8 × 25 11 × 25 8 × 6 4 × 17 ­ 4 × 7 4 × 17 ­ 7 ­2 × 74 ­ ­2 × 49 × 74 ­ 49 8 ­6 × 53 ­ ­6 × 28 × ­ 28 9 5 × 30 ­ 12 5 × ­ 5 × 10 8 × 50 ­ 5 × 50 ­ 8 × hasil pengerjaan ruas kiri ­3 × 9 ­3 × 11 ­27 ­33 ­60 hasil pengerjaan ruas kanan ­3 × 9 11 ­3 × 20 ­60 hasil pengerjaan kedua ruas sama kerjakan soal-soal berikut gunakan sifat distributif pada penjumlahan dan pengurangan 1 2 3 × 63 3 × 17 × ­5 × 21 ­5 × 19 × 3 4 ­4 × 46 ­4 × 14 × 5 × 20 12 × × gemar matematika v sd/mi 7

[close]

p. 15

5 6 7 ­6 × 30 5 × × 7 × 85 ­ 7 × 15 × ­ ­9 × 59 ­ ­9 × 19 × ­ 8 ­11 × 29 ­ ­11 × 18 × ­ 9 15 × 40 ­ 4 × ­ × 10 ­12 × 50 ­ 5 × ­ × 4 menggunakan sifat komutatif asosiatif dan distributif sifat komutatif asosiatif dan distributif dapat digunakan untuk memudahkan perhitungan perhatikan contoh berikut 1 menghitung 5 × 3 × 6 cara 1 5×3×6 =5×6×3 menggunakan sifat komutatif yaitu menukar letak 5 × 6 × 3 30 × 3 90 cara 2 5×3×6 =3×5×6 3 × 5 × 6 3 × 30 90 2 angka 3 dengan 6 mengalikan 5 menggunakan sifat asosiatif yaitu menghitungnya dengan 6 terlebih dahulu agar mudah menggunakan sifat komutatif yaitu menukar letak angka 3 dengan 5 mengalikan 5 menggunakan sifat asosiatif yaitu menghitungnya dengan 6 terlebih dahulu agar mudah menghitung 8 × 45 cara 1 menggunakan sifat distributif pada penjumlahan 8 × 45 8 × 40 5 8 × 40 8 × 5 320 40 360 cara 2 menggunakan sifat distributif pada pengurangan 8 × 45 8 × 50 ­ 5 8 × 50 ­ 8 × 5 400 ­ 40 360 8 bilangan bulat

[close]

Comments

no comments yet