p. 1
haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan 1 panduan haji khutwatan khutwatan selangkah demi selangkah abdullah haidir boleh disebarluaskan tidak boleh dikomersilkan
[close]
p. 2
2 haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan j salam pengantar alhamdulillah walau tertatih-tatih buku panduan haji ini selesai kami susun tampak sangat ala kadarnya karenanya kami tidak berpretensi buku ini menjadi rujukan satu-satunya bagi jamaah haji tapi lebih sebagai pelengkap dan pembanding dari referensi yang ada kami sangat berharap dan berterimakasih jika ada koreksi yang disampaikan apabila terdapat kekeliruan atau masukan dan usulan untuk melengkapi buku ini salam hangat untuk semua saudara kami di mana saja berada semoga sebagaimana ibadah haji mempertemukan kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia hati kita juga selalu dipertemukan dalam keimanan dan ketakwaan sebelum kita dipertemukan di surga allah kelak aamiin riyadh syawwal 1430 september 2009 akhukum wa muhibukum fillah akhuk abdullah haidir abu_rumaisha@hotmail.com
[close]
p. 3
haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan 3 daftar isi kata pengantar ibadah haji khutwatan khutwatan selangkah demi selangkah miqat makan dan miqat zamani -5 mulai ihram di miqat -6 ihram untuk umrah bagi haji tamattu dan ihram untuk haji bagi haji qiran dan ifrad -8 thawaf dan sa i -13 tahallul bagi haji tamattu -22 mulai melakukan amalan haji bagi haji tamattu -23 pergi ke mina pada tanggal 8 dzulhijjah dan bermalam mabit di sana padam malam tanggal 9 dzulhijjah -23 wukuf di arafah -25 menuju muzdalifah dan bermalam di sana -29 tanggal 10 dzulhijjah menuju mina melontar menyembelih hady meggundul kepala thawaf ifadhah 31 tanggal 11 dzulhijjah mabit pada malamnya dan melontar pada siangnya -38 tanggal 12 dzulhijjah mabit dan melontar -40 nafar awal 41
[close]
p. 4
4 haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan tanggal 13 dzulhijjah mabit di mina dan melontar serta nafar tsani -42 thawaf wada -43 syarat rukun wajib dan sunnah haji -45 beberapa masalah terkait dengan ihram -47 beberapa masalah yang perlu diperhatikan -53 masalah dam dalam ibadah haji 59 panduan shalat dalam safar -63 doa dan zikir -67 doa safar -67 doa saat singgah di suatu tempat -68 zikir pagi dan petang -69 sayyidul istighfar -73 doa yang bersifat umum -74 zikir setelah shalat fardhu -78 doa istikharah -79 shalat jenazah dan ziarah kubur -81 tata cara shalat jenazah -81 tata cara ziarah ke masjid nabawi dan ke makam rasulullah j -82 salam untuk penghuni kubur -84 doa dalam shalat jenazah 84
[close]
p. 5
haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan 5 panduan haji khutwatan khutwatan selangkah demi selangkah miqat makan dan miqat zamani · memulai ibadah haji harus dilakukan pada waktu miqat zamani dan tempat miqat makani yang telah ditetapkan waktunya adalah sejak tanggal satu syawwal hingga sebelum masuk waktu fajar pada tanggal 10 dzulhijjah.1 sedangkan tempatnya adalah miqat-miqat yang telah ditetapkan yaitu dzul hulaifah abyar ali/bir ali rabigh sebagai pengganti dari juhfah yalamlam dan qarnal-manazil sail kabir sesuai dengan arah kedatangan masing-masing jamaah haji miqat ini berlaku bagi orang yang tinggal di luar miqat 1 seseorang dapat memulai ihram pada malam tersebut di arafah dan dia langsung dianggap telah wukuf lihat al-fiqhul islami wa adillatuhu 3/125.
[close]
p. 6
6 haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan sedangkan bagi yang tinggal di dalam miqat seperti di jedah atau mekah maka dia dapat memulai ihram di tempat kediamannya.1 mulai ihram di miqat 2 · jika telah tiba di miqat lakukan persiapan ihram dengan mandi membasahi seluruh tubuh,3 kemudian bersuci disunnahkan bagi jamaah laki untuk memakai wewangian di tubuhnya bukan di kain ihramnya 4 sebagaimana aisyah radhiallahu anha memakaikan rasulullah j wewangian sebelum ihram.5 jamaah haji wanita yang sedang haid atau nifas juga tetap disunnahkan mandi berdasarkan perintah rasulullah j kepada asma binti umais yang 1 2 hr bukhari dan muslim ada sebuah hadits panjang yang diriwayatkan oleh muslim lihat shahih muslim no 1218 bab hajjatun-nabi j dan lainnya dari shahabat jabir bin abdullah yang menceritakan tentang perjalanan haji nabi j dikenal dengan istilah hajjatun-nabi j perkara-perkara haji yang tidak disebutkan riwayatnya dalam buku ini umumnya merujuk ke riwayat tersebut hr tirmizi no 830 muttafaq alaih hr bukhari no 1542 dan muslim no 1177 muttafaq alaih hr bukhari no 1539 dan muslim no 1189 3 4 5.
[close]
p. 7
haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan 7 melahirkan saat tiba di miqat untuk mandi 1 karenanya ihram tidak disyaratkan dilakukan dalam keadaan suci hanya dianjurkan saja prinsipnya bagi wanita yang haid atau nifas dibolehkan melakukan semua amalan haji kecuali thawaf 2 pakaian ihram bagi laki-laki adalah dua helai kain yang disebut izaar kain dan rida selendang yang berwarna putih disunnahkan pula memakai sandal 3 sedangkan bagi wanita tidak ada pakaian khusus dan warna khusus untuk ihram yang penting menutup aurat dan memenuhi adab-adab berpakaian bagi wanita dalam islam kekeliruan yang sering terjadi bagi jamaah laki-laki adalah sudah membuka pundak kanan idhtiba sejak di miqat padahal yang diajarkan adalah membukanya ketika hendak memulai thawaf qudum bagi jamaah wanita sering terjadi mereka memaksakan memakai pakaian berwarna putih karena meyakini keutamaannya kadang pakaian yang dikenakan sedikit transparan sehingga keluar dari adab yang diperintahkan dalam ajaran islam 1 2 3 hr muslim no 1218 hr abu daud no 1744 hr ahmad dishahihkan oleh ahmad syakir.
[close]
p. 8
8 haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan sekali lagi tidak ada sunnah khusus memakai pakaian berwarna putih bagi jamaah haji wanita saat ihram · saat persiapan ihram telah selesai bersiap-siaplah memulai ihram ihram lebih utama jika ditunaikan setelah selesai shalat fardhu selain bagi wanita yang haid dan nifas sebagaimana perbuatan rasulullah j namun jika tidak memungkinkan seseorang dapat shalat apa saja sesuai situasi dan kondisi seperti shalat fardhu shalat dhuha tahiyyatul masjid shalat witir dsb akan tetapi tidak ada shalat khusus sunnah ihram · lebih tepat dimulai ketika jamaah haji sudah berada di kendaraan dan kendaraan sudah mulai berangkat dari miqat menuju mekkah sebagaimana rasulullah j melakukannya ketika beliau sudah di atas ontanya dan bersiap berangkat menuju mekah 1 ihram untuk umrah bagi haji tamattu dan ihram untuk haji bagi haji qiran dan ifrad · saat memulai ihram inilah anda menentukan macam haji apa yang hendak anda laksanakan 1 begitulah yang dilakukan rasulullah saw dalam hadits jabir bin abdullah riwayat muslim.
[close]
p. 9
haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan 9 untuk diketahui ibadah haji itu ada tiga macam tamattu ifrad dan qiran dengan penejalasan sebagai berikut haji tamattu yaitu berihram untuk umrah dengan niat untuk haji tamattu pada bulan-bulan haji syawwal dzul-qaidah dan sepuluh hari pertama bulan dzul-hijjah 1 umrahnya diselesaikan pada waktu-waktu tersebut kemudian berihram untuk haji dari mekkah atau sekitarnya pada hari tarwiyah tgl 8 dzulhijjah pada tahun umrahnya tersebut haji qiran berihram dengan niat untuk umrah dan haji sekaligus dan terus berihram tidak tahallul kecuali pada hari nahr tgl 10 dzul-hijjah setelah memenuhi syaratnya haji ifrad berihram untuk haji saja dan terus berihram tidak tahallul kecuali pada hari nahr tgl 10 dzul-hijjah setelah memenuhi syaratnya ibadah haji yang lebih utama sebagaimana dikuatkan sebagian ulama adalah haji tamattu 1 dengan demikian jika ada orang yang niat haji tamattu namun umrahnya sebelum bulan syawwal maka umrahnya tidak dapat dikatagorikan haji tamattu atau sebaliknya jika ada orang yang umrah pada bulan-bulan haji namun tidak niat untuk haji maka umrahnya dianggap umrah biasa dia tidak harus menunaikan haji atau membayar dam karenanya.
[close]
p. 10
10 haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan karena rasulullah j memerintahkan para shahabat untuk tamattu dan beliau j mengisyaratkan untuk melakukannya jika ada kesempatan pada tahun berikutnya 1 haji tamattu dan qiran diwajibkan menyembelih hadyu dam bagi yang mampu mendapatkannya atau membelinya jika tidak mampu dapat diganti dengan berpuasa selama sepuluh hari tiga hari saat haji dan tujuh hari di negerinya sebagaimana diisyarakatkan dalam surat al-baqarah ayat 196 haji ifrad dan qiran secara praktis tidak ada perbedan titik perbedaannya hanya pada niat saat ihram dan bahwa haji qiran diwajibkan menyembelih hadyu sedangkan haji ifrad tidak diwajibkan · jika anda hendak melakukan haji tamattu maka sejak di miqat tersebut anda niat ihram untuk umrah dalam hati lalu ucapkan labbaika umrotan 1 hr bukhari dan muslim rasulullah j melakukan haji qiran karena beliau membawa binatang hadyu dari madinah dan ketentuan bagi mereka yang membawa binatang hadyu dari negerinya adalah melakukan haji qiran.
[close]
p. 11
haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan 11 · jika hendak melakukan haji ifrad maka saat ketika hendak memulai ihram anda niat ihram untuk haji dalam hati lalu ucapkan labbaikan hajjan · sedangkan jika anda niat haji qiran maka ketika hendak memulai ihram anda niat untuk haji dan umrah dalam hati lalu ucapkan labbaika umrotan wa hajjan · bagi yang ingin melakukan haji untuk orang lain cukup saat ihram dia niatkan dalam hati dan ketika mengucapkan labbaik ditambah dengan menyebut nama orang yang hendak diwakilkan misalnya jika ihram untuk umrah dia katakan labbaika umratan an lalu sebut nama orang tersebut seandainya lupa menyebutan namanya sedangkan anda sudah meniatkan sejak awal untuk orang tersebut hal itu tidak mengapa dan haji anda untuk orang tersebut tetap berlaku selebihnya pelaksanaan ibadahnya sama.
[close]
p. 12
12 haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan · mewakilkan haji syaratnya adalah bahwa orang yang mewakilkan sudah pernah haji sebelumnya untuk dirinya sendiri sedangkan yang diwakilkan adalah orang muslim yang sudah wafat atau orang yang secara fisik seperti sangat tua atau sakit yang tidak ada harapan sembuh tidak mampu melaksanakan ibadah haji selain itu tidak dapat diwakilkan · sekali ihram hanya berlaku untuk satu orang tidak boleh sekali ihram untuk dirinya dan orang lain · setelah itu anda berada dalam keadaan ihram dan berlakulah larangan-laranagn ihram dengan ketentuan yang akan dijelaskan berikut lihat larangan-larangan ihram dan konsekwensinya dalam lampiran · setelah ihram disunnahkan banyak membaca talbiah labbaikawloohumma labbaik labbaika laa syariika laka labbaik innalhamda wanni mata laka wal mulk laa syariika lak
[close]
p. 13
haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan 13 laki-laki disunnahkan bertalbiah dengan suara keras,1 sedangkan bagi wanita cukup dengan suara yang terdengar oleh dirinya saja thawaf dan sa i · ketika tiba di mekah bersiap-siaplah menunaikan thawaf dan sa i · bagi orang yang melakukan haji tamattu thawaf dan sa i yang dilakukan saat itu thawafnya adalah thawaf qudum 2 dan sekaligus dapat dianggap sebagai thawaf rukun umrah yang harus dilakukan bagi haji tamattu sedangkan sainya juga rukun umrah yang juga harus dilakukan bagi haji tamattu · sedangkan bagi yang hajinya ifrad dan qiran maka thawafnya dianggap sebagai thawaf qudum saja dan hukumnya sunnah yang kalau tidak dilakukan tidak apa-apa sedangkan sa inya jika dia lakukan dapat dianggap sebagai sa i haji sebab dia sudah niat untuk haji sehingga dia tidak perlu sa i lagi nantinya kalau pun dia tidak sa i saat itu juga tidak mengapa dengan catatan dia harus menunaikan sa i nantinya setelah melaksanakan thawaf ifadhah 1 2 hr abu daud no 1814 tirmizi no 829 tawaf qudum adalah thawaf sunnah saat pertama kali tiba di mekah.
[close]
p. 14
14 haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan · bagi wanita yang mengalami haid tidak boleh thawaf sebab syarat thawaf adalah suci dari hadats karena itu bagi seorang wanita yang melakukan haji tamattu apabila datang haid sebelum dia melakukan thawaf umrah maka baginya ada dua pilihan pertama jika masa pelaksanaan haji masih lama sekiranya dia dapat menunggu hingga datangnya suci maka dia dapat menunggu masa suci tersebut lalu menyempurnakan umrahnya kedua jika masa pelaksanaan hajinya tinggal sehari dua hari sekiranya kemungkinan pada hari wukuf di arafah dirinya masih haid maka dia dapat merubah niat tamattunya menjadi qiran sehingga dia tidak diharuskan melakukan thawaf saat itu sebagaimana perintah rasulullah j kepada aisyah radhiallahu anha yang mengalami haid saat ihram 1 adapun jika haidnya datang setelah thawaf maka tidak ada masalah baginya dia dapat melakukan semua amalan haji lainnya keculai thawaf · sebelum thawaf pastikan anda telah bersuci dari hadats besar dan hadats kecil kemudian karena ini 1 muttafaq alaih.
[close]
p. 15
haji khutwatan panduan haji khutwatan khutwatan 15 adalah thawaf qudum disunnahkan bagi orang laki untuk melakukan idhtiba membuka pundak kanannya 1 dan raml berjalan cepat dengan langkahlangkah pendek2 pada tiga putaran pertama · thawaf dimulai dari hajar aswad jika memungkinkan sebaiknya menciumnya 3 atau mengusapnya dan menciup tangannya setelah mengusap.4 jika tidak mungkin cukup lambaikan tangan saja dan tidak perlu mencium tangannya,5 lalu ucapkan bismillaahi wawloohu akbar dengan menyebut nama allah allah mahabesar jika ditambah dengan bacaan yang dibaca oleh ibnu umar radhiallahu anhu 6 tidak mengapa yaitu bacaan 1 2 3 4 5 6 hr abu daud no 1883 tirmizi no 859 ibnu majah no 2954 muttafaq alaih muttafaq alaih bukhari no 1605 muslim no 1270 hr muslim no 1268 hr bukhari no 1613 hr thabrani dan baihaqi dari ibnu abbas al-haitsami berkata para perawinya shahih.
[close]